Thursday, October 22, 2009

Analisis lingkungan industri

Sebuah industri adalah sekelompok perusahaan yang memproduksi produk-produk yang dapat saling menggantikan. Dalam lingkungan persaingan, perusahaan-perusahaan ini saling mempengaruhi. Biasanya, industri-industri mencakup kekayaan bauran dari strategi-strategi kompetitif yang digunakan perusahaan untuk mendapatkan daya saing strategis.

Dibandingkan dengan lingkungan umum, lingkungan industri memiliki pengaruh yang lebih langsung terhadap daya saing strategis dan laba diatas rata-rata. Intensitas persaingan industri dan potensi laba industri ( diukur dengan modal jangka panjang dari modal yang diivestasikan) merupakan fungsi dari lima kekuatan kompetitif : ancaman dari peserta bisnis baru, suplier, pembeli, produk substitusi, dan intensitas persaingan di antara para pesaing.

Model lima kekuatan dalam persaingan memperluas wilayah analisis persaingan. Secara historis, ketika mempelajari lingkungan persaingan, perusahaan berkonsentrasi pada perusahaan-perusahaan yang secara langsung bersaing dengan merka. Akan tetapi, persaingan pada masa sekarang dilihat sebagai sebuah pengelompokan berbagai cara alternatif bagi para pelanggan untuk mendapatkan nilai yang mereka inginkan, dan bukannya sebagai perang diantara pesaing-pesaing langsung. Hal ini secara khusus menjadi penting, karena dalam beberapa tahun terakhir ini, batasan-batasan industri menjadi tidak jelas. Disamping itu, untuk fokus pada pelanggan dan bukannya pada batasan-batasan spesifik industri untuk mendefinisikan pasar, batasan-batasan geografis juga harus dipertimbangkan.

No comments: